Inmemoriam amang St. PS Situngkir

Sebagai pengganti foto, saya lampirkan tulisan tangan beliauMungkin, Amang St. P. S Situngkir bukan seorang selebritis tanah air yang terkenal. Atau bukan seorang komposer lagu anak muda jaman sekarang, dimana lagunya banyak dinyanyikan oleh grup-grup band ternama. Tapi, bagi saya, bahkan beberapa peminat dan penyuka Lagu-Lagu Koor nama beliau sudah tak asing lagi. Puluhan lagu koor telah ia ciptakan. Dilembar partitur-partitur usang yang sudah berusia puluhan tahun itu, tertera namanya.

Molo Hubilang-bilangi, Molo Hurimang-rimangi, Paombun Ma Rimasmu, Tama Sadarion, Pantun do Hangoluan, Agape, Pasahat Ma Dalanmu adalah sebahagian kecil dari lagu ciptaan beliau yang terkenal. Juga beberapa saduran lagu-lagu barat yang diarrangsment seperti I Have A Dream. Semua lagu-lagu ciptaanya dinyanyikan hampir di semua kelompok paduan suara  HKBP walaupun mungkin di partitur itu sudah NN atau No Name.

Dua tahun lalu, saya berbincang dengan beliau lewat telepon. Ada semangat yang menggebu ketika kami berbincang soal lagu-lagu koor.  Kudengar, dihari tuanya masih tetap mengajar koor di beberapa kelompok Paduan Suara. Bahkan dipanggil keluar kota (Sidikalang, red). Di awal perkenalan kami, saya menyebut kalau diriku adalah helanya, bukan seseorang dari kelompok paduan suara. Saya akrab bercerita,– mungkin karena saya seorang pengagum beliau,– walaupun tidak pernah mengenalnya secara pisik, bahkan belum pernah bertemu, karena beliau di HKBP Sisikalang dan saya di HKBP Cikarang. Usia beliau kala itu sudah 75 tahun. Saya belum lahir, beliau sudah mengajar dan mencipta lagu. Kini, saya aktif di Koor Ama, beliau masih tetap eksis. Luar biasa.

Di akhir perbincangan, amang PS Situngkir berpesan bila lagu-lagu ciptaanya di repro ulang, dinyanyikan secara trio atau paduan suara dalam bentuk VCD, nama beliau sebagai penciptanya hendaklah di cantumkan. “Aku tak minta royalti, karena aku menciptakan lagu hanya untuk memuji nama Tuhan, tapi biarlah nama saya sebagai pencipta lagu tersebut dituliskan di partitur itu” ujar beliau saat itu. Memang ada beberapa lagu ciptaan beliau dinyanyikan oleh sekelompok Paduan Suara dalam bentuk kepingan VCD ( bahkan diperjual belikan) tapi nama beliau sebagai pencipta lagu tidak disebutkan.

Ada satu ciri khas dari lagu-lagu karangan amang Situngkir ini. Kuat dalam makna syair, yang menyentuh langsung dalam kehidupan manusia. Soal irama mungkin lajimnya lagu-lagu batak, berkiblat pada slow pop. Walau memang beberapa lagu beliau merupakan perpaduan antara riang dan sendu.

Lagu Pantun Do Hangoluan, adalah merupakan nasehat bagi setiap orang. Dari jaman dahulu, leluhur orang batak sudah menasihatkan “pantun do hangoluan jala tois do hamagoan”. Dan poda itulah yang kembali diangkat amang PS Situngkir dalam lagu yang berirama embas ini. “Saleleng ho di tano on, patigor ma roham, paingot-ingot ma tontong, nidok ni Debatam. Bolongkon sian rohami luhut naso ture, alai na sian Tuhan i, ramoti ma sude. Tarsongon hau na denggan ho, ramos parbuemi, bulung na pe nauli i, antong sai tiru i. Patigor ma roham, padenggan ma parangemi, sai baen roham sintong. Unang tois roham, pantung marpangalaho jala pantun marroha i”. 

Kalau saya sedang galau,– istilah jaman sekarang, saya mendengkan lagu Pasahat Ma Dalanmu atau Molo Hubilang-bilangi.

Pasahat ma dalanmu, Tu Jahowa Debata, Jala haposi Ibana, asa Ibana Paturehon
Marhaposan, Tu Jahowa ma Ho di ngolumi
Unang marpangunsandean, tu pingkiranmu sandiri
Sai unang ma haposi, gogomi di ngolu mi, Pasahat ma dirim tu Debata Jahowa
Asa ibana paturehon jala patigor dalanmu

Habiari ma Debata, ulahon nang hatanai,
Unang nabisuk ho diroham, padenggan ma parangemi
Sai tong paholang ma dirim sian nasa hajahaton i
Ulahon lomo ni rohanai, na jat sude padao ma i
Jala marsipinjot ma angka sopom, sirnip tuak anggur angka pangilanganmu

O, ale Tuhan, sai asiroham, sai tong pargogoi au dingolungki
Sai tangihon ma, tangiangki
Pasu-pasu ma au dingolungki

Pagi ini, ketika saya sedang mengikuti pertemuan kecil di kantor, sebuah pesan masuk ke HPku. Setelah ku cek, ternyata pemberitahuan ada yang berkomentar pada blog ku http://www.latteung.wordpress.com.

O. Siahaanberkata:

Horas Amang.
Nunga marujung ngolu amang St. PS. Situngkir na di ari Sabtu, tanggal 9 JUni 2012 hurang lobi jam 22.00 tikki mangajari hami marguruende di Gareja HKBP Sidikalang.
Jala nunga ditaruhon tuinganan parsatongkinani nantoari.
Salam berduka.
O. Siahaan

Berita duka, ternyata.
Amang St. P.S Situngkir telah tiada.
Beliau pergi meninggalkan dunia fana ini ketika sedang mamelehon dirinya kepada Tuhan, mengajar Koor Ama HKBP Sidikalang. Sungguh aku masih tak percaya kalau beliau sudah tiada. HKBP, khususnya kelompok paduan suara Punguan Ama telah kehilangan seseorang yang selama hidupnya mengabdikan dirinya pada Paduan Suara di gereja HKBP nabolon i. Tak ada kata yang lebih baik selain mengucapkan “Selamat Jalan Amang PS Situngkir”. Kiranya seluruh pomparanmu menerima kepergian amang dan mereka semua mandapat penghiburan dari Yang Maha Kuasa.

Kelak, karya-karyamu akan hidup dan berdiam selamanya di dalam hati kami pencinta lagu-lagu koor, khususnya Koor Ama.

About latteung

Saya..... yang selalu menuliskan pikiran yang terlintas... merenung sejenak, lalu menulis...

Posted on 15 Juni, 2012, in RAGAM NAMASA and tagged . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Bg….makasih ya….sudah expose bapak disini….aku jadi sedih nih
    mauliate ma di abang ate…

  2. Dean Ferry Hutagalung

    Horas Amang.
    Molo boi nian mangido partitur koor
    Marhaposan Tu Jahowa ma ho dingolumi
    Unang marpanghusandean tu pingkiranmu sandiri.
    molo boi do amang dikirim tu email hu :
    ferrydean_htg@yahoo.co.id.
    kebetulan au tinggal di Pulau Simeulue, Sinabang, Ceh, NAD.
    Mauliate.

  3. Dean Ferry Hutagalung

    Horas Amang.
    Molo boi nian mangido partitur koor
    Marhaposan Tu Jahowa ma ho dingolumi
    Unang marpanghusandean tu pingkiranmu sandiri.
    molo boi do amang dikirim tu email hu :
    ferrydean_htg@yahoo.co.id.
    kebetulan au tinggal di Pulau Simeulue, Sinabang, Aceh, NAD.
    Mauliate.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.984 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: