HATA SO PISIK

Padan…

Ada tiga hal pokok sumber partuturon orang batak, pertama bersumber pada partuturon yang timbul dari hubungan antar marga dalam keluarga dekat. Kedua hubungan partuturon dari parmargaon, yaitu marga kita, marga istri, marga ibu dari istri dan marga oppung boru kita. Ketiga adalah partuturon dari teman marpadan marga kita. Dari ratusan marga didalam system kekerabatan orang batak, maka beberapa diantaranya adalah marpadan atau angkat sumpah menjadi saudara. Padan ini bisa disebabkan oleh berbagai macam alas an. Yang jelas, marga-marga yang mar-padan ini sudah dari puluhan bhakan ratusan tahun silam.

Tak semua orang tahu yang sebenarnya isi padan itu, karena cerita ini hingga kini masih terpelihara hanya bersumber pada poda-poda atau petuah orang tua. Tak ada arsip atau semacam penandatanganan prasasti.

Suatu sore, ketika saya memasuki sebuah bengkel, dan ternyata bengkel ini adalah milik orang batak, seorabng bermarga manalu. Cerita punya cerita, dia sudah lama merantau di kota ini ( cikarang-red), dan termasuk orang batak pertama yang mendiami bumi cikarang. Lalu dibengkel itu juga ada seseorang yang kebetulan lagi nongkrong dari klan marga manalu juga.

Marga Lumban Batu dengan marga Purba adalah marpadan. Sebabmusabab dari parpadanan ii kurang begitu jelas, namun hingga saat ini, seluruh keturunan dari kedua marga ini masih sangat jarang yang melanggar. Dan mereka tetap teguh dalam parpadanan ini, seperti umpasa para leluhur mereka, purapura tabu-tabu, anggi ni purba lumban batu.

Marga Lumban Gaol marpadan dengan marga Simamora Debata Raja, kata si Manalu teman saya bercerita tadi. Saya bilang tidak. Dari saya masih kecil, bapak, oppung, tulang, uda dan yang lain belum pernah mengajarkan hal seperti itu. Dan itu hanya parpadanan yang mengada-ada. Toga Marbun ada tiga, Lbn Batu, BanjarNahor dan Lumban Batu. Dan Anak dari toga Simamora ada tiga juga, Anak Raja, Purba dan Anak Nalu atau manalu.

Dan entah siapa yang memulai lebih dulu, maka masing-masing marga keturunan ini di padan-padankan. Manalu dengan Banjarnahor, Purba dan Lumban Batu, serta Simamora anak raja dengan Lumban Gaol. Bahkan menurut teman saya tadi, di perkumpulan-perkumpulan orang batak yang masih sedikit otang bataknya, semisal di Indonesai timur, parpadanan ini seolah sudah diaminkan . Hebat kali….

Maka saya kembali kilas balik, beberapa tahun silam ketika saya dipanggil appara oleh seorang teman bermara simamora. Saat itu belum ada pikiranku ke parpadanan ini. Bisa saja panggilan ini karena partuturon dari ibundanya.

Pernah saya dipanggil appara ( lagi dan lagi) oleh seorang marga Naibaho. Hal yang saa saya sanggah dan sungguh capek saya memberikan pengertian. Parpadanan marga Lumban Gaol dengan Marga Sihotang tidak serta-merta harus di ikuti oleh dongan tubu masing-masing. Hanya karena Sihotang ini satu ibu satu bapak dari keturunan siRajaOloan dengan Naibaho, maka kami juga harus marpadan dengan mereka. Dan kebetulan atau masih kami percayai sesuai dengan apa yang di podakan para orang tua kami, bahwa lumban Gaol dan Sihotang adalah marpadan. Padan itu tak sama dengan tarombo.

Bisa kita bayangkan saat ini, seseorang yang marpadan atau bersumpah dengan kita, apakah adik, abang kita ikut menikamati sumpah itu?. Tidak!. Karena padan orientasinya ke personal, sedangkan tarombo itu orientasinya ke marga.

Mungkin apa yang saya alami ini bisa saja terjadi dengan marga-marga yang lain…..

61 thoughts on “Padan…”

  1. HORAS, ito Hendry…

    maaf baru bisa dan sempat mampir ke blog diri mu ini.

    masalah PADAN ini sangat aku tunggu beritanya dan terus aku pelajari bahkan aku pribadi sangat ingin mencuatkannya karena di sisi lain banyak orang juga ikut bertanya atau sharing untuk masalah yg satu ini.
    hanya waktu saja jawabannya.

    BUKAN MENOLAK ato belajar menjadi TIDAK MARADAT dari postingan ini!
    unang muruk hamu ito hu, Hendry Lumban Gaol…

    hanya mungkin jadi pembelajaran untuk berikutnya dan bagaimana kita menyikapinya khususnya bagi Marga MARBUN-LUMBAN GAOL vs SIHOTANG.
    aku akan terus belajar untuk masalah yang satu ini.

    setelah banyak bertanya banyak yg mengatakan bahwasanya BANJAR NAHOR-lah yg ASLI-nya MARPADAN dohot SIHOTANG…ups..watch out!
    meskipun demikian orang tua ku pun dari awal sudah menceritakan bagaimana kekerabatan antara Marga MARBUN vs Marga SIHOTANG ini.

    sukses selalu untuk mu, ito…

    peace & love
    ~ds

  2. Okelah ito,….

    Sebagai sumber lain, maka saya akan cari referensi yang lain dari tetua-tetua lumban gaol tentunya. Mungkin keyakinan dan pemahaman kita berbeda untuk urusan yang satu ini. Kenapa?

    Setiap ada pesta marga Lumban Gaol di manapun saya lihat, di huta, maupun di Jakarta ini, para pengetua adat selalu menyuarakan ” Dongan Marpadan nami Marga Sihotang…” artinya, nggak mungkin perlakuan seperti itu muncul kalau nggak ada ikatan parpadana yang kuat. Kalau hanya ikut-ikutan sama marga Marbun kayaknya tak mungkin itu.

    Hal kedua, marga lumban gaol lah, satu dari keturunan Marbun yang sudah jarang memakai marga marbun, entahlah, apa ini karena over confidence atau apa.

    janji, saya akan tanya natua-tua yang mungkin beda persepsi…

    1. horas..
      saya menentang nah marpadan ini lumban gaol dengan hasugian..
      sumpah”.. sumpah yang sudah di buat ama marbun dan sihotang ..
      tidak adil di bawa bawa ke lumban gaol..
      kami manusia yang hidup di dunia ini punya hak.. dan punya agama..
      TUhan gak melarang .. tapi kenapa adat ngelarang.. ??

      1. Horas ito,

        to the point saja.

        Pada awalnya parpadanan itu adalah milik Lumban Gaol. Dan akhirnya ketiga
        marga dari Klan Marbun ikut mengakui parpadanan itu. Karena jaman dulu, ketiga marga itu masih menjadi satu, yaitu MARBUN.
        Parpadanan ini sangat kuat hingga senkarang, bahkan semakin kuat saja.
        Lihatlah di pesta adat, kalau marbun yang berpesta adat, maka padan
        sihotang selalu di panggil.

        Soal agama sudah mengiyakan/menyetujui, itu terserah pribadi masing-masing.
        agama itu ada setelah aturan adat. bukan addat yang melanggar aturan,
        tetapi agama lah yang melanggarnya.

        Kembali ke personal ito, mau menuruti ajaran ito yang ito anut atau
        melanggar adat. semuanya adalah pilihan. Bila ito melanggar adat itu, maka
        ito tak kuanggap lagi sebagai itoku. Dan mungkin semua marbun akan bersikap
        seperti saya.

        wassalam

      2. itulha hal diadat batak sekrng to
        seprti cntoh saya berpacaran sama boru l gaoltpi setlh skian lama mnjalani bru tau saya bahwa sanya simamora-l.gaol padan
        sgtu bnykah padan diadat batakni
        slma ni padan simamora-manurung knpa karna l.batu marpadan dengan purba kok yg lain jdi ikut
        jdi jln cerita sebenarnya masih dipertnykan sampe skrng

  3. kalo padanku katanya manullang, sibuea dan sinambela.
    mabiar huroha raja panjaitan tu SM Raja. hehehe. jadi attar2 marpadan ma tutu…
    essek esseknya itu..hehehe,
    tapi memang benar kalau, Panjaitan itu marpadan ke Manullang, Sibuea dan Sinambella.

    1. Horas…..

      Marga purba ( aku juga nggak tahu semua atau tidak, sebab purba ini ada banyak, di simalungun, di toba dan di tanah rambe/purba rambe) hanya marpadan dengan marga Marbun Lumban Batu.

      dengan marbun yang lain ( bnjr nahor dan lbn gaol) tidak ada parpadanan.

    1. Pra Hotna,

      Aku juga gak tahu asal usul parpadanan itu. Dikampungkun dan di kampung oppung, Sitapongan Onanganjang,m bahkan hingga ke doloksanggul, parpadanan antara simamora dengan lumban gaol jarang terdengar. Bahkan tidak pernah.

      Tapi biarlah ada yang mengakui parpadanan itu, kalau memang demi kebaikan bersama, bukan?

    1. Juma Sembara,

      Yang saya tahu, di Humbang Hasundutan, Luat Rambe, bahwa kedua marga ini tidak ada ikatan parpadanan. Entah di luat lain ya, aku tidak bisa memastikan. Yang jelas, di kampung kami, Humbang Has tidak di nasehatkan oleh orang tua kalau kedua marga ini marpadan.

      horas

  4. kadang aq jg bingung sma marga simamora ini… Byk yg bilang marpadan sma lumban gaol byk jg yg blng tdk, sbnrnya bnr ga? Lumban gaol itu marpadan sama simamora? Ada yg manggil aq appara ada yg manggil lae… Apa mmng simamora ini byk jenisnya? Alnya orang tuaq ga prnh blng klu simamora itu padanq… Mauliate en slm kenal bah katua…

  5. Molo Parpadanan ni MARBUN tu si HOTANG nga sangat kental dari dulu. bukan Lbn Batu Atau Banjarnahor to lbn Gaol tapi Marbun. Klo Banjarnahor ada lagi marpadan tu Manalu .

  6. tak semua keturunan lumban gaol marpadan tu simamora debata raja demikian sebaliknya. maaf teman2 sekedar membetulkan posting2 diatas; anak toga simamora ada 4 ; 1. purba 2. manalu 3. debata raja 4. tuan sumerham dan manalu siguih guih tidak ada yang betul manalu sigukguhi. mauliate

    1. Bah horas ito, kebetulan au marga nababan do bah.
      Simamora Purba memang marpadan dohot Marga Nababan, selain itu, Nababan juga marpadan dengan Pane.
      Jadi diantara 2 klan marga ini yaitu Simamora Purba dan Pane, ga bisa menikah ito.

        1. Dang marpadan ampara.. Sa uma halaki, dang holan Nababan alai sude Toga Sihombing.
          Ido tarombo na huboto..
          Alai molo salah au, tolong ma di patorang ateh.. iba pe dang haru binoto be tahe tarombo on

  7. sorry buat smua ny y.,”
    stahu aq y klw MARBUN tu padan nya SIHOTANG trmasuk lah tu MARBUN lbn batu,bnjarnahor.n lbn gaol.,’ klaw…
    MARBUN lbn batu marpadan mai tu purba
    MARBUN bnjarnahor marpadan mai tu manalu
    MARBUN lbn gaol marpadan mai tu simamora
    HORAS

  8. appara aku marga naibaho aku banyak apparaku di pollung marga lbn gaol dan mereka tidak keberatan aku panggil appara malah mereka tidak suka bila di panggil lae,padanni angginami ihuttononnami do appara songoni padannami ihuttononni angginami sihotang do,,karena dulu Naibaho dan sihotang lahir dari satu ibu dan sama-sama magodang jadi tak terpisahkan

  9. Horas ito HENDRY LUMBANGAOL..
    Parpadanan itu hanya milik MARBUN dan SIHOTANG.
    Lumbangaol dgn sihotang termasuk padan karena lumbangaol keturunan dr marbun.
    Tapi tidak diwajibkan lumbangaol mengikuti sumpah itu.
    Dan jelas2 post ito bilang “seseorang yg marpadan ato bersumpah dgn kita, Apakah adik,abang kita ikut menikmati sumpah itu?Tidak!karena padan orientasinya ke personal,Sedangkan tarombo itu orientasinya ke marga”

    jadi artinya LUMBANGAOL dgn SIHOTANG tidaklah diwajibkan mengikuti padan itu.
    Terimakasih 🙂

    1. Lilis…

      terserah saja.
      Ito tidak mengerti mana Marbun mana Lumban Gaol. Jadi pantas saja tidak mengerti arti parpadanan itu sendiri. saya maklum. Ito boru apa?.
      bagi saya, lumban gaol dan sihotang itu mutlak marpadan.

  10. Appra hendry: molo personal do padan I, artina holan Sihotang do dohot Lumban Gaol marpadan, dang dohot be hita pomparanna na marpadan. Jadi menurut au salah do pendapatmi na mandok holan personal. Artina holan dua halak do na marpadan, berarti dang dohot be keturunan na.

    Alai nang pe songoni, baen appara ma jo songon dia do kejadian atau awal terjadinya parpadanan antara Sihotang dohot Lumban Gaol???

  11. halooo haloooo yg maraga marbun lumban gaol dan simamora jangan galau dan jangan risau
    opung boru saya br.simamora
    opung boru opung saya br.simamora hampir semuanya kami manuduti marga simamora
    yang lebih ngeri lagi amang boru saya marga simamora dan ibunya br.lumban gaol
    jadi gak usah diributkan semua sah-sah saja klo sudah cinta heheh
    TAPI INGAT BETUL ADANYA PADAN..!!!
    – MARBUN dan SIHOTANG
    – MABRBUN LUMBAN GAOL dan SIMAMORA SIPALENGGE
    selain dari marga tersebut FREEEE…Syalom..

  12. Laeku lumban gaol, iya emang lumban gaol hanya marpadan dengan sihotang, kebetulan mamakku boru naibaho dan dulu oppung pernah cerita iya emg cuma sihotang yg marpadan dengan lumban gaol tpi dulu jaman leluhur dulu seperti yg dikatan laeku naibaho diatas raja sihotang si godang ulu pernah mengatakan demikian Padan nami padan ni anggiku artinya padanku juga padan saudara”ku

    Dan untuk laeku himran nababan lae belajar dimana lae? sampai bisa blg purba marpadan dengan nababan, purba hanya marpadan dengan lumban batu laeku,

    Dan menjelaskan sedikit simamora mempunyai 3 keturunan yaitu Purba,manalu dan debata raja nah debata raja inilah yang skrg masih memakai marga simamora

  13. Tuan sumerham memiliki keturunan yg skrg marga rambe dan di tarombo orang marga purba tuan sumerham itu keturunan dari purba, purba toba di bagi menjadi 3 yaitu pantupobbol,parhorbo dan sigulang batu kebetulan saya yang kedua parhorbo parhorbo di bagi 3 yaitu parhoda-hoda,masahanomas dan monorsa nah disini saya yang pertama parhoda” nah disini lah keturunan parhoda” itu ada 2 tuan sumerham dan tuan xx(maaf saya lupa) saya keturunan yang kedua yang saya lupa nama oppung kami ini, kita membahas tuan sumerham karna ada suatu masalah dan sampai skrg keturunan mereka tidak mengakui kalau mereka adalah Purba andai pun ada yang mengakui mereka mengakui mereka purba yang paling tua tpi tidak bisa menjelaskan asal usulnya

  14. Setau saya Marga sohotang padan nya adalah Marbun lb gaol, masalah agama dan adat jgn di kait2kan, karena agama dengan adat atau seperti yg biasa kita kenal dengan tradisi tidak bisa menyatu, memang tradisi lbh dulu sebelum agama, tapi bukan berarti ajaran agama itu melanggar aturan adat tersebut, kalau kita mau mendalami adat batak khusus nya banyak sekali kita temukan kejanggalan2, dan saya tidak sedang membahas masalah ini, kalau ada yg mau bahas masalah ini kita akan bahas di forum lain, jadi saya hanya mengakui lumban gaol lah padan ni sihotang, banjar nahor dan lumban batu dan dongan tubu na asing tidak saya akui, seperti yg appara Hendri bilang di atas bahwa parpadanan itu di lakukan oleh antara sihotang dengan lumban gaol.

  15. horas…

    saya tergoda juga ikut nimbrung..

    saya marga Rambe Purba, kalo boleh berbagi yang saya tahu mengenai keturuna Toga Simamora ada 4
    1. Purba
    2. Manalu
    3. Debata Raja
    4. Tuan Sumerham* (Rambe Purba, Rambe Manalu, Rambe Anak Raja)
    *ada perdebatan bahwasannya Tuan Sumerham adalah anak pertama atau ke empat, saya pernah lihat/baca literaturnya tetapi tidak bisa saya lampirkan karena buku itu pun sudah hilang, untuk lebih jelasnya silakan saudara datang ke Pakkat di situ ada penjelasan dan telah dibuat tugunya.

    yang saya tahu juga

    Purba marpadan dengan Lumban Batu TAPI tidak untuk semua Purba, KARENA hanya PURBA PARTOMHOBOL yang mengikat janji dengan Lumban Batu

    *sebagai pertimbangan TUAN SUMERHAM pun berbeda dengan PURBA dari TOGA SIMAMORA itu sendiri

    maka logikanya (kalau saya tidak salah) TUAN SUMERHAM kemungkinan TIDAK TERLIBAT DALAM PADAN tersebut. demikian juga dengan purba yang lainnya (simalungun, karo, mandailing dairi dsb) walaupun SATU nenek moyang TOGA SIMAMORA

    saya terbuka dengan kritik/komentar membangun, karena saya pun masih belajar, silakan di komentari
    terima kasih

    HORAS

      1. Sayatertarik dgn pembahasan ini, skrg masalah padan antara purba dgn marbun lbn batu, ada sering kita dengar UMBAR UMBAR TABU TABU, INGKON ANGGI NI PURBA DO LBN BATU. apa arti kata UMBAR UMBAR TABU TABU ? Dan Bgmn sejarah nya? Dan semua marga purba yg marpadan tdk ada pemisahan dari 3 sub marga purba pantumhobol, parhorbo, sigulang batu. Semua sub marga purba yg ada di simalungun, pakpak, angkola adalah keturunan dari tiga sub marga diatas jd mesti ikut dlm hal marpadan dgn marbun lumban batu.

  16. Ada beberapa marga simamora mengatakan padan sama lumban gaol. Tetapi lumban gaol menanggapi simamora dri sundut siat na jonjong lah yg ga di nikahi.
    Kalo utk sihotang memang selalu kental dgn lumban gaol dan sebaliknya lumban gaol sangat kental dgn sihotang.kalo pun ada yg mengatakan padanan sihotang adalah toga marbun.bisa dilihat keseharian marga lumban batu dan banjarnahor kalo jumpa sama marga sihotang respon akan sangat berbeda.dan kalo dlu sejarah tua2 batak kenapa bs marpadan marbun dgn sihotang…dan penatua ga bs memastikan marbun mana yg marpadan..ceritanya dulu marbun (tidak tau marbun apa itu) dan sihotang ini disaat marbun tubuan anak sihotang juga tubuan anak dgn waktu bersamaan.jdi mereka mengambil sumpah lak so jadi hita mar siambilan..attar songoni do nahuboto.ada jg versi laen mengatakan kalo marbon ini dulu punya anak laki2 dan sihotang tidak mempunyai anak laki jdi sihotang dan marbun membuat sumpah kalo anak laki2 dri marbun anak nya jga dan anak perempuan dri sihotang merupakan anak perempuan marbun jg. Begitulah daya ingatku.kalo salah mohon pencerahan agan2 penatua

  17. Horas au boru lbn gaol sian bakara,,,
    Mlo na hubto memang lbn gaol dht sihotang do mrpadan ale alani lam tmbh ari gbe dht do huida sude marbun mrpadan tu sihotang,situmeang,dht simanungkalit,gbe marito do sude huida,,,,
    Jala toho do mlo lumban batu mrpadan do tu purba ale purba sigulang batu sajo do,ale sonari on nga gbe sude be marito purba I,,
    Na paling bingung au sbenarna na jlas na manalu mrpadan tu lbn gaol mnang dng alana dihuta ku bakara manalu mrpadan tu lbn gaol do,,,,
    Jdi mangida perdebatan ni akka hlak ito gbe bingung au,,,,
    Ale lebih jlas na jlo hu sukkun majo natua2 ku di huta,,,,,

  18. Horas..
    Sian dia do turi2an na marga marbun lumban gaol man jou appara tu marga naibaho..
    Mohon penjelansanya
    Mauliate

    1. Horas Lae,

      Sasintonga dang na marga Lumban Gaol, alai saranting sian marga Banjarnahor do. Di hutamuna, di samosir, dang ditanda dongan disi marga natolu on alai marbun marsada do, Jei najolo, ading di saranting marga banjarnahor gabe mar padan dht naibaho di samosir.

      paduahon, adong mamboanton padan ni lumbna gaool na tu sihotang gabe dohot tu naibaho ala marhaha anggi naibaho dht sihotang. hors ma

    1. tidak bisa , manalu marpadan dengan banjarnahor dan setahu saya manalu sigukguhi itu soalnya saya manalu sigukguhi dan diajarkan.orang tua bahwasannya kami marpadan sama banjarnahor

  19. mohon dibantu jawab ateh akka dongan. situtu do dang boi kawin boru sinaga suhut nihuta dohot marga padang (Pakpak) ???. karena marga padang yg ini kalau masuk ke batak toba termasuk marga situmorang suhutnihuta. jadi MaRPADAN inna. alana adong husukkun marga kuda kediri yg sudah lumayan ber ilmu dlm adat, pakpak itu ya pakpak, tidak bisa asal dimasukkan ke batak toba inna. MAULIATE, HORAS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s