TEKNOLOGI

PVMBG: Ada Aktivitas, Namun Kecil Kemungkinan Gunung Sinabung Meletus

Medan – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membenarkan ada aktivitas vulkanik yang terjadi di Gunung Sinabung. Namun, kecil kemungkinan gunung tersebut meletus.

Dijelaskan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono ketika berbincang dengan detikcom, Jumat (27/8/2010), bahwa di Sumatera Utara terdapat 4 gunung berapi berdekatan letaknya.

Yaitu Gunung Pusuk Bukit yang bertipe C, Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung bertipe B serta Gunung Sorik Marapi bertipe A.

“Artinya tipe B, gunung api yang sejak tahun 1600 tidak dikenali letusannya. Bahwa di situ ada manifestasi sulfatara (belerang) dan fumarol (asap/uap air), karena gunung api tersebut aktif, dengan tipe B. Artinya gunung api itu dikategorikan tidak berbahaya,” ujar Surono.

Sedangkan gunung berapi tipe A, adalah gunung berapi yang pernah meletus sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600. Dan gunung api tipe C adalah gunung berapi yang tidak diketahui pernah meletus dalam sejarah namun ada aktivitas sulfatara dan fumarol yang lemah.

Karena itu, PVMBG tidak melakukan pemantauan yang terus menerus seperti yang dilakukan terhadap Gunung Sorik Marapi.

Nah, keluarnya asap dari Gunung Sinabung, Surono menjelaskan ada hujan lebat sebelumnya di kawasan itu.

“Air banyak masuk di kawah Sinabung. Air kemudian menjadi uap air bertekanan tinggi dan membawa material berupa abu. Lantas angin membawa abu ke arah Tenggara, karena bukaan kawah Sinabung ke Tenggara,” jelas Surono.

Surono menegaskan asap dari Gunung Sinabung ini sama sekali tidak berbahaya, tidak seperti ‘wedhus gembel’ atau awan panas yang pernah keluar dari Gunung Merapi di Yogyakarta.
(nwk/nwk)

Dan anehnya,….kok Pemerintah Daerah ngomong GUNUNG AMAN?

Medan – Sejumlah warga yang bertahan di perkampungan di sekitar Gunung Sinabung menyesalkan sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Karo yang terkesan plin-plan dalam memberikan informasi terhadap masyarakat. Sebelumnya dinyatakan kondisi aman, namun ternyata ada letusan dan membuat warga panik.

Tuah Ginting (73) warga Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung, menyatakan pemerintah daerah tidak bisa memberikan informasi yang pasti mengenai kondisi di daerahnya sendiri. Sejak hujan debu menyelimuti desa-desa di sekitar Gunung Sinabung, warga sudah sangat khawatir.

“Makanya sebagian warga pergi Kabanjahe atau Brastagi untuk mengungsi. Tetapi kepada kita disampaikan, kondisi gunung aman, jadi boleh pulang. Tau-tau meletus, apanya yang aman? Tidak jelas informasi yang diberikan,” kata Tuah kepada wartawan, Minggu (29/8/2010) di rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari kawah Gunung Sinabung.

Informasi yang keliru, kata Ginting, juga disampaikan pemerintah tentang penyebab debu yang  bersumber dari Gunung Sinabung. Dikesankan bahwa debu tersebut tercipta karena hujan yang turun dan kemudian naik kembali membawa debu dan hembusan angin menyebabkan debu menyebar kemana-mana.

“Padahal, sekarang musim kemarau. Sudah 10 hari tidak ada hujan. Jadi serba tidak jelas informasi,” ujarnya kesal.

Dan Lebih Aneh lagi DAH MELETUS BARU PASANG SEISMOGRAPH….

Jakarta – Gunung Sinabung yang saat ini meletus ternyata tidak dilengkapi dengan alat pendeteksi letusan gunung, seismograf. Seismograf baru dipasang pada Sabtu (28/8/2010) kemarin setelah gunung yang terletak di Kabupaten Karo tersebut sudah beraktivitas.

“Dari kementerian ESDM sendiri tidak memantau. Seismograf baru dipasang kemarin,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono di kantornya, Jl Juanda, Jakarta, Minggu (29/8/2010).

Priyadi menjelaskan, Gunung Sinabung memang sudah lama sekali tidak meletus. Terakhir kalinya gunung tersebut meletus pada 400 tahun silam.

“Sebetulnya untuk daerah pegunungan aktif itu harus dipasang seismograf untuk memantau situasi. Ya ini sebenarnya kami kaget juga,” ungkap Priyadi.

Namun saat ini, imbuh dia, belum ada kendala yang berarti di lapangan. BNPB terus memantau dan siaga terhadap kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

(anw/nrl)

2 thoughts on “PVMBG: Ada Aktivitas, Namun Kecil Kemungkinan Gunung Sinabung Meletus”

  1. dengan berbagai kejadian bencana alam yang menimpa indonesia beberapa tahun terakhir ini, seharusnya membuat kita sadar dan mawas diri tentang arti hidup dan apa tujuan hidup kita sebenarnya…
    semoga korban bencana alam tersebut diberikan kesabaran dan ketabahan..aamiin

    Bolehngeblog

    1. Mudah_mudah apa yg selama ini ku dengar itu tidak betul………
      Aku mendengar pada tahaun 2012 BUMI ini akan musnah……….
      mudah_mudahan itu tidak betul…………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s