Ayah

ayhkuSebenarnya, banyak hal yg ini kutuliskan tentang ayah. Setiap memandang foto ayah, semakin bertambah banyak yg ingin kutuliskan, ribuan, jutaan mungkin takkan sanggup memori otak ini bila harus menuliskan tentang ayah.

Aku ingin memulainya dengan jas.

…Suatu ketika, 25 tahun yang lalu, ayah bilang kalau jas bekas Jerman itu lebih bagus kualitasnya dibanding buatan lokal oleh tukang jahit di Pakkat. Kala itu populer istilah Burjer, singkatan dari buruk-buruk jerman atau baju bekas dari jerman. Aku yg tak paham soal jas manggut saja. Dalam benakku, memang segala hal yg diproduksi di eropah pasti lebih bagus. Lanjutkan membaca “Ayah”